Mengatasi Berbagai Penyakit Pada Merpati
Mengatasi Berbagai Penyakit Pada Merpati
Sama seperti jenis hewan atau burung lainnya, merpati juga bisa bisa diserang oleh penyakit. Penyakit muncul bisa karena sedang ada wabah atau memang karena perawatan yang kurang bagus. Perubahan cuaca juga kerap menjadi penyebab merpati terserang penyakit. Sebagai pemilik memang harus memperhatikan baik-baik kondisi sekitar merpati. Meskipun berbagai jenis penyakit bisa disembuhkan dengan menjalani perawatan.
Untuk menyembuhkan penyakit pada merpati memang perlu perawatan yang baik. Tidak sedikit merpati yang terserang penyakit berakhir kematian. Namun dengan menjalani perawatan sudah memperbesar harapan untuk bisa sembuh. Ketika ada merpati yang terserang penyakit, akan lebih baik jika dipisahkan dengan merpati lain. Karena seringkali penyakit yang menyerang bisa menginfeksi merpati lain.
Pada kali ini akan disajikan informasi mengenai cara mengatasi beberapa jenis penyakit pada merpati. Jadi nantinya bisa menyesuaikan dengan jenis penyakit yang sedang dialami oleh merpati yang sedang dipelihara. Dalam melakukan perawatan pada merpati, akan lebih baik jika memakai masker dan sarung tangan. Karena dikhawatirkan penyakit akan menyerang.
Mengatasi Berbagai Penyakit Pada Merpati
Pigeon Pox
Penyakit ini merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus. Penyakit ini bisa menimbulkan bengkak yang berukuran kecil. Gejala yang akan timbul seperti kulit yang melepuh, muncul bintik-bintik di beberapa bagian seperti kelopak mata, kaki dan lainnya.
Untuk mengobati penyakit ini, bisa dengan mengoleskan antiseptic salep diarea yang terserang penyakit ini. Jika tidak kunjung membaik, bisa dengan mengelupas kulit yang mengalami penyakit ini dan kemudian dibetadin. Cara ini dilakukan dengan sangat berhati-hati agar nantinya tidak membuat merpati tidak nyaman.
Cara lainnya bisa dengan membakar area yang terkena pigeon pox bisa menggunakan sendok yang dipanaskan atau solder. Banyak kasus yang berhasil dengan cara ini, meskipun harus berhati-hati agar tidak terkena bagian lain. Virus atau bakteri yang ada pada area tersebut dipastikan akan langsung mati. Setelah itu bisa langsung memberikan betadin. Gunanya untuk meminimalisir terjadinya infeksi dan akan mempercepat bekas luka untuk kering.
Snot atau Coryza
Perlu diketahui, jenis penyakit ini juga berasal dari virus lebih tepatnya Hemophillus Gallinarum. Umumnya, penyakit ini terjadi dibagian wajah merpati dan menimbulkan bengkak hingga benjolan berwarna merah. Area lain yang bisa terkena penyakit ini diantaranya mata, telinga hingga hidung. Penularan penyakit ini bisa melalui udara, debu minuman hingga makanan.
Ada berbagai gejala yang akan timbul pada merpati. Jika diperhatikan saja sudah akan terlihat bahwa merpati sedang menderita penyakit. Dalam kasus ini, merpati akan menalami hidung berlendir, muka bengkak, bersin-bersin, napas yang sesak hingga kehilangan nafsu makan. Jenis penyakit ini bisa menular ke merpati lain. Untuk itu dalam perawatannya memang perlu untuk diperhatikan.
Pada sata melakukan perawatan, pastikan merpati yang sakit dipisahkan dengan merpati lain. Jangan sampai melakukan interaksi dengan merpati lain karena berpotensi menular. Kemudian bersihkan kandang yang menjadi tempat perawatan beserta tempat pakan, minumnya. Pada saat pagi hari, jemur merpati 1 sampai dua jam agar suhu udaranya tidak terlalu dingin. Beri obat yang bisa didapatkan di toko obat khusus hewan yang sesuai.
Masih banyak penyakit lain yang bisa menyerang burung merpati. Sebagai pemilik, sudah selayaknya memberikan tempat yang bersih dan nyaman untuk merpati. Kemudian beri pakan dan minuman yang mengandung banyak gizi. Tidak lupa berikan jamu merpati, Sehinga kebutuhan merpati tercukupi dan akan menambah kekebalan tubuh.

Komentar
Posting Komentar